Presiden Kenya, William Ruto, mengatakan bulan lalu bahwa ia ingin melihat jumlah sepeda motor listrik di jalan meningkat dari 2.000 saat ini menjadi lebih dari 200.000 pada akhir tahun 2024.
Pembukaan Taman Roam oleh Yang Mulia William Ruto merupakan tonggak penting bukan hanya bagi perusahaan tetapi juga bagi negara secara keseluruhan. Hal ini mencerminkan tekad Kenya untuk merangkul masa depan yang lebih berkelanjutan sambil mendorong kemajuan teknologi melalui investasi dalam produksi lokal solusi mobilitas listrik dan menyoroti komitmen Kenya untuk merangkul solusi mobilitas bersih dan mendorong inovasi di sektor otomotif.
Pada tanggal 31 Agustus, perusahaan layanan transportasi berbasis aplikasi Uber (UBER.N) meluncurkan layanan sepeda motor listrik di Kenya, yang merupakan yang pertama di Afrika, karena perusahaan ini berusaha membuat platform globalnya bebas emisi pada tahun 2040.
Sementara itu, Kenya menghasilkan lebih dari 90% energinya dari sumber-sumber terbarukan dan telah memposisikan dirinya sebagai pusat untuk memimpin peralihan transportasi hijau di Afrika. Pertumbuhan pasar kendaraan listrik di Afrika telah melambat karena kurangnya infrastruktur pengisian listrik yang memadai dan peralatan terkait.
Mari kita tunggu dan lihat.